1. Jurnal [Kembali]

Nama    : Fauziah Salsabila

No. BP     : 2510952018

Tanggal Praktikum : 19 MEI 2026

Asisten : - Rahmanda Husein

                - M. Faiz Nurahmantyo

  1. RC Seri

 Beban

V terukur 

I terukur 

 V pada beban

Impedansi 

 Xa = 100 ohm

 

 

 1,347 V

 

 Xb = 22 mH

 6,1V

0,12mA

 1,367 V

44,666 kΩ

Xc = 10 uF

 

 

 5,36 V

 



 2. RLC Seri

 Beban

V terukur 

I terukur 

 V pada beban

Impedansi 

 Xa = 100 ohm

 

 

 1,443 V

 

 Xb = 22 mH

 6,07 V

0,28 mA

 0,184 V

20,214 k

Xc = 10 uF

 

 

 5,82 V

 


 3. RLC Paralel


Beban

V terukur

I terukur

I1 

I2

I3

V pada beban

Impedansi

Xa = 100 ohm

5,47 V0,69 A1,12mA

5,41 V

0,01 Ω

Xb = 22 mH

5,47 V0,69A
1,39 mA
5,14 V

0,01 Ω

Xc = 10 uF

5,47 V0,69 A

1,68mA5,22 V

 0,01 Ω



2. Prinsip Kerja [Kembali]

1. RC Seri

    a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.2

    b. Atur nilai beban R dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul, nilai :

        • Xa = 100 ohm

        • Xb = 100 ohm

        • Xc = 10 uF

    c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumpersesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah ada         pada module kit

    d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan

    e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal

    f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada jurnal

    g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal

    h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RC


2. RLC Seri

    a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.4

    b. Atur nilai beban R, L dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul, nilai :

        Xa = 100 ohm

        Xb = L2 = 22 mH

        Xc = 10 uF

    c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumpersesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah ada         pada module kit

    d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan

    e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal

    f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada jurnal

    g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal

    h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RLC seri


3. RLC Paralel

    a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.5

    b. Atur nilai beban R dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul, nilai :

        Xa = 100 ohm

        Xb =22 mH

        Xc = 10 uF

    c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah ada         pada module kit

    d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan

    e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal

    f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada jurnal

    g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal

    h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RLC paralel

3. Video Percobaan [Kembali]


Rangkaian RC&RLC Seri


Rangkaian RLC Paralel

4. Analisa[Kembali]

1. Analisa Pengaruh R, L dan C terhadap Sudut Fasa!
    Jawab : 
    Berdasarkan data percobaan, resistansi (R) tidak mempengaruhi sudut fasa karena arus dan tegangan sefasa. Induktor (L) menyebabkan arus tertinggal terhadap tegangan (lagging), sedangkan kapasitor (C) menyebabkan arus mendahului tegangan (leading). 
Φ = 


2. Analisa Impedansi Rangkaian RC Seri
    Jawab:

    Pada rangkaian RC Seri impedansi merupakan gabungan antara resistansi dan reaktansi kapasitif yang di rumuskan sebagai : 

    Berdasarkan hasil perhitungan pada rangkaian RC seri diperoleh nilai resistansi total sebesar dan reaktansi kapasitif sebesar 44666 . Dari kedua nilai tersebut diperoleh impedansi total sebesar 44,666 k. Nilai impedansi yang diperoleh lebih besar dari resistansi karena adanya pengaruh kapasitor pada rangkaian

3. Analisa Impedansi Pada Rangkaian RLC Seri
    Jawab:
    Pada rangkaian RLC Seri resistor, kapasitor, dan induktor di aliri arus yang sama. Nilai arus di pengaruhi impedansi yang di rumuskan sebagai : 

    Pada rangkaian RLC seri diperoleh nilai reaktansi induktif sebesar 657,14  dan reaktansi kapasitif sebesar 20214. Hasil perhitungan menunjukkan impedansi total rangkaian sebesar 20,214k. Nilai impedansi yang besar ini disebabkan oleh dominasi reaktansi kapasitif terhadap reaktansi induktif. Karena nilai  jauh lebih besar dibanding , maka rangkaian bersifat kapasitif sehingga arus yang mengalir menjadi kecil.

4. Analisa Impedansi pada Rangkaian RLC Paralel
    Jawab:

    Pada rangkaian RLC paralel, impedansi total dipengaruhi oleh kombinasi cabang resistor, induktor, dan kapasitor. Dari data diperoleh: Rumus impedansi paralel:

    Berdasarkan hasil praktikum pada rangkaian RLC paralel diperoleh nilai reaktansi induktif sebesar 3935  dan reaktansi kapasitif sebesar 3255 . Dari hasil perhitungan diperoleh impedansi total sebesar 0,01. Nilai impedansi yang sangat kecil menunjukkan bahwa cabang induktor memiliki hambatan yang sangat rendah terhadap arus AC sehingga arus total rangkaian menjadi besar. Pada rangkaian paralel, semakin kecil nilai impedansi maka arus total yang mengalir akan semakin besar. 

5. Download File[Kembali]

Laporan Akhir disini


Komentar